Mitsubishi Pajero Baru Kumpulkan 5.500 Pesanan, 80 Persen dari Merek Lain

Mitsubishi Pajero Baru Kumpulkan 5.500 Pesanan, 80 Persen dari Merek Lain
Mitsubishi mencatat sekitar 5.500 pesanan Pajero generasi baru hingga 28 Oktober 2025.

NUSAAKSARA.COM — Mitsubishi mencatat sekitar 5.500 pesanan Pajero generasi baru hingga 28 Oktober, atau baru sebulan setelah pre-order dibuka 1 Oktober. Angka itu sudah melampaui target penjualan satu tahun fiskal yang berakhir Maret 2027, bahkan sebelum SUV ini resmi diluncurkan di Jepang pada 17 Desember. Sekitar 80 persen pemesan datang dari merek pesaing, sementara sisanya adalah mantan pemilik Mitsubishi yang kembali.

Data awal Mitsubishi, sebagaimana dikutip Automotive News, menunjukkan hampir 80 persen pembeli berpindah dari merek lain. Tingkat conquest sebesar itu jadi modal penting bagi Mitsubishi di pasar SUV yang makin padat.

Mantan Pemilik Pajero Kembali Setelah Bertahun-tahun Pindah Merek

Sebagian pemesan adalah pelanggan lama yang sempat beralih ke kompetitor. Mereka pernah memiliki Pajero atau model Mitsubishi lain, pindah ke merek rival, lalu kembali karena flagship baru ini.

Faktor nostalgia keluarga juga muncul. Beberapa pembeli menyebut orang tua mereka dulu memiliki Pajero. Ketertarikan datang dari beragam latar, bukan cuma penggemar berat nama Pajero.

Pajero baru juga menarik pembeli dari jajaran off-roader merek lain, SUV konvensional, hingga minivan besar. Di kalangan pemilik Mitsubishi sendiri, model yang paling banyak ditukar tambah adalah Delica D:5, Outlander, dan Pajero generasi sebelumnya.

70 Persen Pilih Varian Termahal Super Exceed

Pembeli tidak memilih varian paling murah. Sekitar 70 persen pesanan jatuh ke Super Exceed, varian teratas yang dibanderol 7.950.800 yen atau sekitar 51.400 dolar AS.

Super Exceed memadukan kemampuan off-road khas Pajero dengan pendekatan lebih mewah. Isinya mencakup pelapis kulit semi-aniline, pelek alloy 20 inci, sistem audio Yamaha 12 speaker, jok depan berventilasi, serta jok berpemanas untuk dua baris pertama.

Lini Pajero terdiri dari empat varian: Super Exceed, Exceed, GSR, dan GLS. Harga termurah mulai 6.193.000 yen atau sekitar 40.000 dolar AS.

Dominasi varian termahal menunjukkan pembeli bersedia merogoh kocek lebih dalam untuk kemewahan tambahan. Mitsubishi memang mengarahkan Pajero baru ke pembeli yang mungkin mempertimbangkan Toyota Land Cruiser atau SUV off-road lain.

Bukan Sekadar Tempel Logo, Pakai Platform Ladder Frame Triton

Berbeda dari sejumlah model Mitsubishi terbaru yang berbasis badge engineering hasil pengembangan bersama Renault dan Nissan, Pajero baru dibangun dari platform ladder frame yang sama dengan pikap Triton. Fondasi itu memberi kemampuan off-road sesungguhnya, bukan sekadar tampilan gagah.

Pajero juga bukan satu-satunya cerita kebangkitan Mitsubishi. Pabrikan berencana menjadikan nama ini sebagai keluarga SUV, dengan sedikitnya dua model lebih kecil yang sedang disiapkan untuk memperluas lini di bawah flagship.

Soal Lancer Evolution, belum ada rencana konkret. Presiden Mitsubishi Keisuke Kishiura menyebut Evo, Galant, dan Diamante sebagai "treasures" perusahaan dan berharap ketiganya bisa kembali suatu hari. Namun Mitsubishi belum mengembangkan penerus sedan sport itu.

Kemungkinan Pajero kembali ke Amerika Serikat dengan nama Montero juga belum dikonfirmasi. Yang jelas, peluncuran resmi di Jepang pada 17 Desember jadi ujian berikutnya setelah target penjualan tahunan sudah terlampaui di tahap pre-order.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index