Tissa Biani Debut di Tokyo Film Festival lewat Red Before Dawn

Minggu, 01 November 2026 | 19:00:31 WIB
Aktris Tissa Biani menghadiri Tokyo International Film Festival ke-39 untuk pertama kalinya bersama para pemeran film Red Before Dawn.

NUSAAKSARA.COM — Tissa Biani tampil perdana di Tokyo International Film Festival ke-39 bersama para pemeran Red Before Dawn, termasuk Nicholas Saputra dan Laura Basuki. Film garapan Garin Nugroho itu tayang perdana dunia pada 27 Oktober 2026 dan bersaing di Main Competition dengan 14 film internasional lain. Penonton Indonesia baru bisa menyaksikannya di bioskop mulai 21 Januari 2027.

Aktris Tissa Biani menyambangi Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39 untuk kali pertama. Ia datang sebagai bagian dari jajaran pemain film Red Before Dawn (Merah Sebelum Fajar), arahan sutradara Garin Nugroho.

Dalam unggahan di media sosial pada Minggu (1/11), Tissa membagikan momen kebersamaannya dengan para pemeran lain. Ia tampil satu panggung dengan Nicholas Saputra, Laura Basuki, Nagra Pakusadewo, dan Bront Palarae.

"Pertama kali menghadiri Tokyo International Film Festival bersama para pemeran luar biasa dari film RED BEFORE DAWN (MERAH SEBELUM FAJAR). Alhamdulillah, Thanks to Allah SWT," tulis Tissa dalam keterangan unggahannya.

Pemutaran Perdana Dunia di TIFF 2026

Red Before Dawn menggelar world premiere di Tokyo International Film Festival pada 27 Oktober 2026. Film ini masuk program Main Competition dan bersaing dengan 14 judul internasional lainnya.

Bagi Tissa, kehadiran di TIFF menjadi penanda baru di perjalanan kariernya sebagai aktris layar lebar. Sebelumnya ia lebih dikenal lewat sejumlah film drama dan horor produksi dalam negeri.

Peran Bandriah, Penyanyi Keliling

Dalam film ini Tissa memerankan Bandriah, seorang penyanyi keliling yang ikut dalam rombongan perjalanan Frans. Karakter Bandriah digambarkan sebagai suara rakyat lewat seni, di tengah situasi Indonesia yang belum stabil pasca kemerdekaan.

Peran itu menempatkan Tissa berdampingan dengan nama-nama senior. Ada Nicholas Saputra sebagai Frans, Laura Basuki sebagai Qasim, calon perawat, serta Nagra Pakusadewo sebagai Arya.

Sinopsis: Misi Dokumen dari Sumatra ke Yogyakarta

Cerita Red Before Dawn berlatar tahun 1946, satu tahun setelah proklamasi kemerdekaan. Ketegangan masih terjadi akibat upaya Belanda kembali menguasai wilayah Indonesia.

Frans mendapat misi mengantarkan dokumen dari Sumatra menuju Yogyakarta, yang kala itu menjadi ibu kota sementara Republik. Dokumen tersebut berkaitan dengan pengelolaan kekayaan sumber daya mineral Indonesia dan krusial bagi pemerintahan yang baru terbentuk.

Perjalanan Frans tidak berjalan mulus. Ia bersama Qasim, Bandriah, dan Arya menghadapi ancaman hingga saling curiga di antara kelompok yang seharusnya punya tujuan perjuangan sama.

Jadwal Tayang di Indonesia

Penonton Tanah Air dijadwalkan menyaksikan Red Before Dawn di bioskop mulai 21 Januari 2027. Tanggal itu menjadi penantian cukup panjang setelah pemutaran perdana di Tokyo.

Keikutsertaan film ini di kompetisi utama TIFF memberi modal promosi tersendiri saat masuk pasar domestik. Nama Garin Nugroho plus deretan pemain senior menjadi daya tarik tambahan bagi penonton yang mencari drama sejarah.

Bagi industri film Indonesia, langkah Red Before Dawn ke forum internasional menambah daftar karya lokal yang tampil di festival bergengsi sepanjang 2026.

Terkini