Tips Sahur Sehat di Musim Hujan Agar Puasa Tetap Fit

Tips Sahur Sehat di Musim Hujan Agar Puasa Tetap Fit
FOTO: ilustrasi generate AI.

NUSA AKSARA – Memasuki awal Ramadan tahun ini, cuaca di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), periode 17–23 Februari menjadi fase dengan potensi curah hujan cukup tinggi di beberapa daerah.

Kondisi cuaca yang dingin dan lembap saat berpuasa kerap membuat tubuh lebih cepat lelah, mudah masuk angin, bahkan rentan terserang flu. Karena itu, pemilihan menu sahur yang tepat menjadi kunci penting untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh sepanjang hari.

Berikut panduan sahur sehat yang bisa membantu tubuh tetap hangat, kuat, dan tidak mudah tumbang saat beraktivitas di musim hujan.

Pilih Makanan Hangat yang Mengenyangkan

Saat cuaca dingin, tubuh membutuhkan asupan yang bisa memberikan rasa hangat sekaligus energi tahan lama. Menu sahur seperti sup ayam, sayur bening, atau oatmeal hangat bisa menjadi pilihan ideal.

Makanan berkuah membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil, sekaligus memberi rasa nyaman sebelum menjalani puasa. Selain itu, makanan hangat juga lebih mudah dicerna sehingga tidak membuat perut terasa berat.

Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang, atau roti gandum juga penting untuk menjaga energi tetap stabil hingga waktu berbuka.

Perkuat Imun dengan Protein dan Vitamin

Sistem imun perlu dijaga ekstra selama musim hujan karena risiko penyakit meningkat. Menu sahur sebaiknya mengandung protein tinggi seperti telur, ayam, tempe, tahu, atau ikan.

Tambahkan juga buah dan sayuran yang kaya vitamin C, seperti jeruk, pepaya, bayam, dan brokoli. Nutrisi ini membantu tubuh melawan infeksi dan menjaga kondisi tetap fit selama berpuasa.

Minuman hangat seperti teh jahe atau air lemon hangat juga bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan memberi efek menenangkan.

Cukupi Cairan, Jangan Tunggu Haus

Cuaca dingin sering membuat rasa haus berkurang, padahal tubuh tetap membutuhkan cairan yang cukup. Kekurangan cairan saat sahur bisa membuat tubuh cepat lemas di siang hari.

Usahakan minum air putih secara bertahap sebelum imsak. Bisa juga diselingi sup hangat atau susu rendah lemak agar kebutuhan cairan lebih terpenuhi.

Hindari minuman berkafein berlebihan seperti kopi karena bisa memicu dehidrasi lebih cepat.

Hindari Makanan Terlalu Berminyak

Gorengan memang menggoda saat sahur, apalagi dalam cuaca dingin. Namun makanan yang terlalu berminyak bisa membuat perut tidak nyaman dan tubuh terasa cepat lelah.

Makanan tinggi lemak juga dapat memperlambat proses pencernaan, sehingga energi tidak terdistribusi secara optimal sepanjang hari.

Lebih baik pilih menu yang dimasak dengan cara direbus, dikukus, atau ditumis ringan.

Jaga Pola Istirahat

Selain makanan, kualitas tidur juga berpengaruh besar terhadap daya tahan tubuh. Bangun sahur di tengah udara dingin bisa membuat tubuh terasa lebih berat jika kurang istirahat.

Usahakan tidur lebih awal agar tubuh tetap segar saat bangun sahur dan menjalani aktivitas pagi.

Dengarkan Sinyal Tubuh

Setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Jika merasa mulai tidak fit, segera perbaiki pola makan sahur dengan nutrisi lebih lengkap, serta perbanyak konsumsi makanan hangat.

Musim hujan bukan alasan untuk melemah saat puasa. Dengan sahur yang tepat, tubuh tetap bisa beraktivitas optimal, bahkan dalam cuaca dingin sekalipun.

(CHY)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index