NUSA AKSARA - Sejumlah orang memilih cara sederhana untuk meredakan stres, mulai dari berjalan santai hingga menggunakan aromaterapi. Salah satu aroma yang dinilai efektif adalah kayu cendana.
Diberitakan laman Well and Good, sebuah studi tahun 2017 yang dimuat dalam Worldviews in Evidence-Based Nursing menemukan bahwa kombinasi aroma cendana dan lavender lebih efektif mengurangi kecemasan dibandingkan jeruk-peppermint atau plasebo.
Temuan tersebut memperkuat pandangan bahwa komponen aroma tertentu dapat memengaruhi respons emosional. Dalam makalah lain yang dipublikasikan di jurnal Complementary Therapies in Clinical Practice disebutkan bahwa minyak cendana memiliki efek meminimalkan kecemasan.
Cendana dikenal berasal dari India dan memiliki nama Latin Santalum Album. Bahan ini termasuk dalam kelompok kayu aromatik yang sejak lama digunakan dalam praktik tradisional.
Nathalie Feisthauer, Master Perfumer dari Paris, menjelaskan karakteristiknya. "Cendana, asli India dan diberi nama Latin Santalum Album, termasuk dalam kategori pohon harum atau kayu aromatik," katanya.
Ia menambahkan bahwa aroma cendana sering dikaitkan dengan kondisi mental yang lebih tenang. Wewangian ini banyak digunakan dalam praktik meditasi untuk mendukung relaksasi.
Pembuat parfum senior dari Givaudan, Jacques Huclier, menggambarkan profil aromanya sebagai lembut dan hangat. Ia menyebut wangi cendana cenderung halus dengan nuansa kayu.
Kayu cendana telah lama digunakan dalam tradisi Ayurveda sebagai parfum dan dupa. Penggunaannya dipercaya membantu meningkatkan kejernihan mental.
Permintaan terhadap produk berbasis cendana juga meningkat seiring tren aromaterapi. Kondisi ini berdampak pada harga bahan baku yang ikut naik.
Huclier menjelaskan bahwa kualitas cendana dipengaruhi usia pohon. "Dengan kata lain, cendana mirip dengan anggur berkualitas, semakin tua, semakin berharga jadinya. Sebatang pohon harus berusia lebih dari 30 tahun sebelum siap menghasilkan kualitas minyak yang biasanya digunakan dalam wewangian," ucap Huclier.
Selain kualitas, daya tahan aroma menjadi salah satu alasan cendana diminati. Minyak cendana dikenal memiliki ketahanan yang cukup lama ketika diaplikasikan pada kulit.
Huclier menilai ketahanan ini menjadi nilai tambah bagi pengguna. "Meskipun parfum cendana mahal, Anda dapat berinvestasi di dalamnya dengan mengetahui bahwa wanginya akan tetap berada di titik tekanan Anda untuk akses mudah ke pereda stres instan," tutup Huclier.
Penelitian dan praktik tradisional menunjukkan bahwa aroma memiliki peran dalam membantu regulasi emosi. Meski bukan pengganti terapi medis, penggunaan aromaterapi dapat menjadi bagian dari pendekatan pendukung untuk mengelola stres harian.
(CHY)