Tanda Diabetes Bisa Muncul pada Kulit dan Penglihatan

Tanda Diabetes Bisa Muncul pada Kulit dan Penglihatan
FOTO: ilustrasi generate AI.

NUSA AKSARA - Gejala diabetes tidak selalu muncul di awal. Selain perubahan pada energi dan rasa haus, diabetes juga dapat memengaruhi bagian tubuh lain. Tanda awal penyakit ini terkadang muncul pada kulit, saraf, atau penglihatan.

Dilansir dari MedicalDaily, perubahan tersebut terjadi karena kadar gula darah yang tinggi memengaruhi sirkulasi dan kesehatan saraf. Bagian tubuh yang paling sering terdampak adalah kaki dan tungkai.

Sensasi kesemutan pada kaki

Kerusakan saraf akibat gula darah tinggi dapat menimbulkan sensasi kesemutan atau rasa terbakar pada tangan dan kaki. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati diabetik.

Ketika saraf mulai terganggu, kemampuan tubuh merasakan luka atau iritasi juga menurun. Akibatnya seseorang mungkin tidak menyadari adanya luka kecil yang sebenarnya membutuhkan perawatan.

Perubahan pada kulit

Dilansir dari MedicalDaily, beberapa perubahan pada kulit juga dapat menjadi tanda awal diabetes atau prediabetes. Salah satu yang sering muncul adalah luka yang sulit sembuh.

Informasi dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) menyebut perubahan kulit tertentu dapat terjadi ketika kadar gula darah memengaruhi sirkulasi dan sistem kekebalan tubuh.

Bercak kulit berwarna gelap yang dikenal sebagai acanthosis nigricans juga dapat muncul pada beberapa kasus. Selain itu infeksi kulit yang berulang juga bisa menjadi tanda adanya gangguan metabolik.

Penglihatan yang tiba-tiba berubah

Masalah penglihatan juga dapat menjadi tanda awal diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi keseimbangan cairan pada mata.

Perubahan tersebut dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur pada waktu tertentu. Kondisi ini terjadi karena lensa mata sementara membengkak akibat kadar glukosa yang tinggi.

National Eye Institute (NEI) menjelaskan bahwa gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah kecil di retina. Kerusakan tersebut dapat berkembang menjadi kondisi yang dikenal sebagai retinopati diabetik.

Pentingnya pemeriksaan sejak dini

Dilansir dari MedicalDaily, banyak orang baru menyadari diabetes setelah kadar gula darah meningkat selama bertahun-tahun. Hal ini terjadi karena gejalanya sering ringan pada tahap awal.

Memahami tanda-tanda tersebut dapat membantu seseorang melakukan pemeriksaan lebih cepat. Deteksi dini memungkinkan pengendalian gula darah melalui perubahan gaya hidup dan pemantauan medis.

Kesadaran terhadap perubahan tubuh menjadi langkah penting dalam mencegah komplikasi jangka panjang dari diabetes.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index