NUSA AKSARA – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat kerja pemerintah di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (08/4/2026). Rapat ini diikuti anggota kabinet, pejabat eselon I, serta pimpinan BUMN.
Informasi tersebut dikutip dari keterangan resmi yang menyebutkan bahwa rapat menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus penguatan konsolidasi pemerintah. Fokus diarahkan pada respons terhadap dinamika global.
Apresiasi atas Capaian Awal Pemerintahan
Dalam arahannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas capaian pemerintah dalam tahun pertama. Pemerintah dinilai mampu menjaga arah pembangunan nasional.
“Di tahun pertama kita tidak dapat dipungkiri, kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata, prestasi yang nyata. Di tengah prestasi yang nyata ini kita menghadapi keadaan dunia yang penuh dengan ketidakpastian, dengan penuh konflik, peperangan di mana-mana yang telah mengakibatkan goncangan-goncangan stabilitas dunia,” tuturnya.
Dalam siaran pers yang dikutip, capaian ini diraih di tengah kondisi global yang tidak stabil.
Pemerintah Dinilai Mampu Hadapi Tantangan
Presiden menegaskan bahwa pemerintah mampu menavigasi berbagai tantangan global. Stabilitas nasional tetap terjaga dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir.
“Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan bangsa. Kita mampu melewati berbagai risiko, dan telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, handal, serta mampu melaksanakan tugas bernegara dengan baik,” ujarnya.
Pernyataan ini menegaskan keyakinan pemerintah terhadap kinerja yang telah dicapai.
Stabilitas Nasional Tetap Terjaga
Presiden juga menyoroti kondisi global yang diwarnai konflik dan ketidakpastian, termasuk dampak terhadap harga energi. Namun, Indonesia dinilai berada dalam kondisi yang relatif stabil.
“Saya telah mempelajari angka-angka dan laporan dari para menteri. Ternyata kondisi kita cukup aman. Ada tantangan, ada kesulitan, tetapi kita mampu menghadapi dan mengatasinya,” tandasnya.
Dalam keterangan yang dikutip, stabilitas ini menjadi modal penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi.
Dorong Sinergi dan Percepatan Eksekusi
Rapat kerja ini juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi. Pemerintah diminta meningkatkan kecepatan pelaksanaan program dan kebijakan.
Dikutip dari keterangan resmi, setiap kebijakan diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah menargetkan peningkatan efektivitas dalam pelaksanaan program nasional.