FIFA ASEAN Cup 2026: Format, Peserta, dan Peluang Timnas Indonesia

FIFA ASEAN Cup 2026: Format, Peserta, dan Peluang Timnas Indonesia
Stadion Gelora Bung Karno menjadi salah satu venue Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.

NUSAAKSARA.COM — Timnas Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 yang bergulir 25 September hingga 5 Oktober. Turnamen anyar bentukan FIFA ini mempertemukan 14 negara Asia Tenggara plus tiga tamu, dan setiap laga berpeluang menambah poin ranking FIFA.

FIFA ASEAN Cup 2026 resmi menjadi turnamen baru di kancah sepak bola Asia Tenggara. Indonesia dipercaya menggelar Divisi 1 di dua stadion sekaligus, Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta) dan Stadion Si Jalak Harupat (Bandung).

Turnamen ini digelar dalam jendela internasional resmi FIFA. Konsekuensinya, klub-klub wajib melepas pemain yang dipanggil tim nasional, sesuatu yang tidak selalu terjadi di Piala AFF.

Gianni Infantino Umumkan Peluncuran di Kuala Lumpur

Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan peluncuran turnamen ini pada 26 Oktober 2025. Pengumuman dilakukan setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di sela ASEAN Summit ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Rencana tersebut sempat menimbulkan pertanyaan. ASEAN Football Federation (AFF) selaku penyelenggara ASEAN Championship atau Piala AFF dilaporkan tidak mengetahui rencana itu sebelum pengumuman resmi dibuat.

14 Negara Ikut Edisi Perdana, Tiga di Antaranya Tamu

Edisi perdana FIFA ASEAN Cup melibatkan 14 negara. Sebanyak 11 di antaranya adalah negara ASEAN, ditambah tiga tamu: Bangladesh, Pakistan, dan Hong Kong.

Peserta dibagi ke dalam dua divisi. Divisi 1 di Indonesia diikuti delapan tim yang terbagi dalam dua grup, sementara Divisi 2 di Hong Kong berlangsung 24 September-3 Oktober dengan enam tim.

Format Single Round Robin dan Aturan Lolos ke Final

Fase grup memakai format single round robin, sehingga setiap tim hanya saling berhadapan satu kali. Hanya juara masing-masing grup yang berhak melaju ke partai final.

Khusus Divisi 1, tim peringkat kedua masih mendapat kesempatan bertanding di laga perebutan tempat ketiga. Setiap divisi akan melahirkan juara dan trofi sendiri-sendiri.

Empat Stadion Jadi Venue, Dua di Indonesia

Empat venue disiapkan untuk menggelar seluruh pertandingan. Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta) dan Stadion Si Jalak Harupat (Bandung) menjadi arena Divisi 1 di Indonesia.

Adapun Divisi 2 di Hong Kong bakal menggunakan Kai Tak Stadium dan Mong Kok Stadium.

Poin Ranking FIFA Jadi Taruhan Tambahan

Karena turnamen ini garapan FIFA, kemenangan pada setiap pertandingan menjadi krusial. Hasil laga bisa menjadi ajang penambahan poin dalam persaingan peringkat dunia atau ranking FIFA.

Bagi Timnas Indonesia, status tuan rumah Divisi 1 memberi keuntungan tersendiri. Dukungan langsung dari tribun bisa menjadi faktor pembeda di laga-laga ketat fase grup.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index