Prabowo Perluas Sekolah Gratis TK hingga Kuliah, PISA 2025 Ungkap Kesenjangan Mutu

Prabowo Perluas Sekolah Gratis TK hingga Kuliah, PISA 2025 Ungkap Kesenjangan Mutu
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan perluasan pendidikan gratis dari TK hingga perguruan tinggi negeri.

NUSAAKSARA.COM — Presiden Prabowo Subianto memerintahkan perluasan pendidikan gratis dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi negeri, tetapi data PISA 2025 menunjukkan baru 17 persen siswa Indonesia berusia 15 tahun yang mencapai kecakapan minimum matematika. Angka itu jauh di bawah rata-rata negara OECD sebesar 65 persen. Pemerintah menyiapkan dua jalur kerja sekaligus: pemerataan akses dan perbaikan mutu pembelajaran.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 23 September. Ada dua penekanan utama: pendidikan harus menjangkau seluruh anak dari semua lapisan ekonomi, sekaligus menaikkan mutu pembelajarannya.

"Bagaimana pendidikan ini menjangkau seluruh anak-anak di semua lapisan ekonomi, tetapi pada saat yang sama juga meningkatkan kualitas," kata Pratikno.

Skor PISA 2025: Membaca dan Sains Naik, Matematika Turun Tipis

Gambaran mutu itu terlihat dari hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 yang dirilis Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) pada 8 September lalu. Skor membaca siswa Indonesia berada di 365, naik dari 359 pada 2022. Sains meningkat dari 383 menjadi 389.

Matematika justru turun tipis dari 366 menjadi 364. OECD menyebut ketiga capaian itu secara statistik relatif tidak berubah dibandingkan 2022.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah kemampuan dasar. Hanya 17 persen siswa Indonesia berusia 15 tahun yang mencapai tingkat kecakapan minimum dalam matematika. Artinya, mayoritas peserta PISA belum mampu memakai matematika untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari.

Pemerataan Akses dan Mutu Guru Jadi Dua Jalur Kerja

Di jalur mutu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyatakan pemerintah menyiapkan peningkatan kualitas guru lewat berbagai pelatihan. Pembiayaannya akan diupayakan dari APBN.

Sementara di jalur akses, Prabowo menegaskan komitmen menyediakan pendidikan gratis di sekolah negeri sejak TK hingga pendidikan menengah. Pemerintah akan memperluas Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak TK dari keluarga tidak mampu mulai 2027.

Biaya Kuliah Gratis Masih Dihitung, Target Sebulan

Untuk jenjang pendidikan tinggi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyebut pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran menggratiskan kuliah di perguruan tinggi negeri. Sebuah tim khusus dibentuk dan dipimpin Pratikno untuk memperdalam perhitungan tersebut.

Hasil perhitungan ditargetkan tersedia dalam dua minggu hingga satu bulan sebelum kembali dilaporkan kepada Presiden. Belum ada angka pasti berapa kebutuhan fiskal yang harus disiapkan negara untuk skema ini.

Perluasan PIP untuk anak TK pada 2027 menjadi langkah paling konkret yang sudah punya jadwal. Namun, tanpa perbaikan mutu yang menyentuh kemampuan dasar siswa, target pemerataan akses berisiko hanya memindahkan persoalan dari bangku sekolah ke ruang kelas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index