NUSAAKSARA.COM — John Herdman membuka peluang menurunkan Egy Maulana Vikri dan Rayhan Hannan saat Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di laga terakhir fase grup FIFA ASEAN Cup 2026. Keduanya belum mendapat peran besar dalam dua pertandingan sebelumnya, tetapi karakter permainan mereka dinilai cocok untuk laga yang menuntut kemenangan besar.
Pelatih asal Inggris itu menyampaikan hal tersebut di Jakarta, Rabu (30/9) petang, menjelang laga penentuan yang membutuhkan kemenangan besar demi lolos ke final FIFA ASEAN Cup. Egy sama sekali belum mendapat menit bermain di ajang ini, sementara Rayhan Hannan sempat tampil 15 menit melawan Singapura.
Alasan Herdman Butuh Egy dan Rayhan
Herdman menilai pertandingan melawan Bangladesh berpotensi berjalan ketat dengan lawan yang bertahan sangat dalam. Dalam situasi seperti itu, ia membutuhkan pemain yang mampu membuka ruang, bukan hanya mencetak gol.
"Ketika pertandingan berjalan ketat dan lawan bertahan sangat dalam, Anda membutuhkan pemain seperti Egy yang bisa membuka ruang. Ini bukan hanya soal gol, tapi juga assist yang menjadi keunggulan pemain seperti Egy dan Rayhan," kata Herdman.
Keputusan Starting XI Tidak Hanya Soal Nama Besar
Herdman menegaskan segala kemungkinan bisa terjadi dalam menentukan pemain yang turun ke lapangan. Ia menyebut analisis data, jumlah gol per musim, posisi bermain, hingga kontribusi gol dalam periode 12 bulan menjadi pertimbangan.
"Segala kemungkinan bisa terjadi. Ketika melihat hak prerogatif pelatih, kami juga mempertimbangkan analisis data, jumlah gol pemain per musim, posisi bermain, hingga kontribusi gol mereka dalam periode 12 bulan," ujarnya.
Rekam jejak karier para pemain, lanjut Herdman, turut berbicara. Ia menyinggung jumlah gol yang dicetak Luc Victory dan Joey Pelupessy sebagai bahan pertimbangan siapa yang layak menjadi pencetak gol di tim ini.
Kevin Diks dan Kontribusi Gol dari Lini Belakang
Herdman juga menyoroti kemampuan mencetak gol yang dimiliki sejumlah pemain Timnas Indonesia, termasuk mereka yang berposisi sebagai bek. Tingkat kompetisi tempat para pemain bermain menjadi salah satu acuan penilaiannya.
"Lalu lihat juga tingkat kompetisi tempat mereka bermain. Kevin Diks misalnya, sudah mencetak 6 gol. Jadi kalau menggali fakta lebih dalam, hasilnya sangat memperlihatkan kapasitas mereka. Pemain-pemain tersebut sangat kreatif dan menyenangkan untuk ditonton," ucap Herdman.
Laga melawan Bangladesh menjadi penentu bagi Indonesia yang membutuhkan kemenangan besar demi menjaga peluang lolos ke final. Keputusan Herdman soal Egy dan Rayhan akan menjadi salah satu sorotan utama jelang pertandingan.