NUSAAKSARA.COM — Sat Samapta Polresta Mataram memperluas sasaran patroli keamanan menjelang MotoGP Mandalika 2026 dengan menyisir kawasan pasar, pertokoan, hingga permukiman penduduk di Abiantubu, Kecamatan Cakranegara. Langkah ini diambil sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan Kota Mataram siap menerima lonjakan kunjungan wisatawan selama rangkaian event internasional tersebut.
Patroli yang digelar pada Jumat (02/10/2026) itu tidak hanya berfokus pada pemantauan situasi, tetapi juga melibatkan dialog langsung dengan warga. Personel Sat Samapta menyambangi sejumlah elemen masyarakat, mulai dari juru parkir, pengojek, hingga pedagang, untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pendekatan Humanis di Tengah Aktivitas Warga
Komunikasi yang dibangun bersifat humanis. Warga diajak berdialog santai sambil diberi pemahaman soal pentingnya menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Cara ini dipilih agar pesan kamtibmas lebih mudah diterima ketimbang sekadar imbauan formal.
Menurut Kasat Samapta AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, S.H., M.H., kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.
Mataram Jadi Wilayah Strategis Selama MotoGP
Kota Mataram diprediksi menjadi salah satu wilayah dengan kunjungan tinggi selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026. Arus masyarakat dan wisatawan yang datang tidak hanya terpusat di kawasan sirkuit, tetapi juga menyebar ke pusat kota, kawasan kuliner, dan permukiman.
Kondisi itu membuat kesiapan keamanan di level kewilayahan menjadi krusial. Potensi gangguan seperti kemacetan, kerumunan tak terkelola, hingga tindak kriminalitas menjadi perhatian utama aparat.
Bagian dari Operasi Cipta Mandalika Rinjani 2026
Intensifikasi patroli ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Cipta Mandalika Rinjani 2026, yang dirancang khusus untuk mengamankan momentum MotoGP Mandalika. Operasi tersebut menyasar berbagai lini pengamanan, termasuk penguatan deteksi dini di wilayah-wilayah yang berpotensi ramai.
"Giat patroli saat ini gencar kita laksanakan sebagai upaya mencegah gangguan keamanan menjelang MotoGP Mandalika 2026," ucap AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa.
Preventif Sejak Dini, Bukan Sekadar Reaktif
Patroli dialogis disebut sebagai langkah preventif sekaligus upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Polresta Mataram ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sehingga aktivitas sehari-hari warga maupun rangkaian kegiatan menuju MotoGP Mandalika 2026 dapat berjalan lancar.
Dengan patroli yang dilakukan rutin dan menyentuh langsung lapisan masyarakat, aparat berharap tercipta kesadaran kolektif bahwa keamanan menjelang event besar bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan juga warga Kota Mataram.