NUSAAKSARA.COM — Muhammad Abdul Rosyid (28), kernet truk pengangkut ikan korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, akhirnya dipulangkan ke rumah duka di Dusun Leces, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, Jember. Jenazahnya ditemukan Tim SAR pada Jumat (9/10/2026) setelah 26 hari pencarian di perairan Masalembo, Laut Jawa. Rosyid dikebumikan di TPU desa setempat usai disalatkan sanak saudara dan tetangga.
Muhammad Abdul Rosyid (28) dinyatakan sebagai salah satu korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 yang karam di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September 2026. Jenazahnya ditemukan Tim Search and Rescue (SAR) pada Jumat (9/10/2026), setelah proses identifikasi petugas dinyatakan selesai dan kabar duka resmi disampaikan ke pihak keluarga.
Isak tangis pecah saat sirine mobil jenazah memasuki halaman rumah di Dusun Leces, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, Jember. Warga dan kerabat menunggu kedatangan jenazah yang sebelumnya diselimuti ketidakpastian selama 26 hari.
Peran Rosyid sebagai Penopang Ekonomi Keluarga
Rosyid merupakan putra sulung dari empat bersaudara. Sebelum musibah, ia bekerja sebagai kernet truk pengangkut ikan antarkota dan menjadi tiang penyangga ekonomi rumah tangga.
"Rosyid sehari-hari bekerja sebagai pekerja antarkota. Penghasilannya digunakan untuk menopang kebutuhan istri dan adik-adiknya," ujar Kepala Desa Sruni, Afifah Nur Hotimah, Minggu (12/10/2026).
Penghasilan dari pekerjaan itu dipakai untuk memenuhi kebutuhan istri dan adik-adiknya. Keluarga menyebut Rosyid sebagai sosok yang menanggung beban ekonomi setelah ia menjadi tulang punggung sejak usia muda.
Panggilan Video Sehari Sebelum Kapal Karam
Keluarga mengingat momen sehari sebelum insiden nahas terjadi. Lewat layar ponsel, Rosyid sempat melakukan panggilan video untuk menyapa, memberi kabar, dan tersenyum kepada keluarganya.
"Tak ada yang menyangka, lambaian tangan di layar HP itu menjadi salam perpisahan terakhir sebelum dikabarkan kapal yang dinaikinya tenggelam," tambah Afifah.
Panggilan itu menjadi kontak terakhir Rosyid dengan keluarganya sebelum KMP Virgo Transport 8 dilaporkan tenggelam. Sejak saat itu, keberadaan Rosyid tidak diketahui hingga tim SAR menemukan jasadnya.
Proses Pemulangan dan Pemakaman
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Rosyid diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah kemudian disalatkan oleh sanak saudara dan tetangga di rumah duka.
Usai disalatkan, jenazah langsung diberangkatkan menuju tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat. Isak haru mengiringi setiap langkah peziarah yang melepas kepergian sang tulang punggung.
Rosyid meninggalkan seorang istri dan adik-adik yang selama ini menjadi tanggungannya. Keluarga besar dan warga Desa Sruni mengantarkan jenazah hingga ke liang lahat.
Korban KMP Virgo Transport 8
KMP Virgo Transport 8 tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September 2026. Rosyid saat itu tengah mengadu nasib sebagai kernet truk pengangkut ikan dalam pelayaran antarkota.
Tim SAR melakukan operasi pencarian terhadap korban selama 26 hari. Jasad Rosyid ditemukan pada Jumat (9/10/2026) dan langsung menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan ke keluarga.
Pemulangan jenazah Rosyid menutup penantian panjang keluarga yang terus berharap sejak kapal karam. Kabar duka itu resmi disampaikan ke pihak keluarga setelah petugas menyelesaikan identifikasi.