Martha Tilaar Berpulang di Usia 89 Tahun, Ini Pesan Terakhirnya

Martha Tilaar Berpulang di Usia 89 Tahun, Ini Pesan Terakhirnya
Rest in Peace: DR. (H.C.) Martha Tilaar (1937–2026). Foto: roemahmarthatilaar.org

NUSAAKSARA.COM — Martha Tilaar meninggal dunia pada Rabu (14/10/2026) pukul 06.22 WIB di RS Medistra, Jakarta, setelah berjuang melawan asma yang sudah lama diidapnya. Pendiri Sari Ayu dan Dewi Sri Spa ini berpulang di usia 89 tahun, meninggalkan pesan terakhir tentang cinta pada Indonesia dan bisnis yang berdampak sosial.

Kabar duka datang dari industri kecantikan Tanah Air. Martha Tilaar, sosok di balik brand Sari Ayu hingga Dewi Sri Spa, menghembuskan napas terakhirnya di usia 89 tahun. Kabar ini disampaikan langsung oleh keluarga di kediaman Jl. Patra Kuningan Utara, Setiabudi, Jakarta Selatan, tempat mendiang disemayamkan.

Bryan Tilaar, anak tertua Martha, menuturkan bahwa ibunya meninggal setelah terserang asma yang sudah diidap sejak lama. Martha sempat dirawat di rumah sakit selama delapan hari sebelum akhirnya berpulang pada Rabu (14/10/2026) pukul 06.22 WIB di RS Medistra.

Delapan Hari di Rumah Sakit Sebelum Berpulang

Menurut Bryan, kondisi Martha sebenarnya sudah membaik dari asma. Namun terjadi pendarahan yang membuat kondisinya menurun drastis. "Kondisi itu memang sudah terjadi 1,5 tahun yang lalu. Memang sudah waktunya," ujar Bryan saat ditemui di kediaman keluarga.

Pada dini hari sebelum kepergiannya, tekanan darah Martha masih terpantau. "Jam 4:00 tensi darahnya masih ada jadi bisa dibilang wafat dalam istirahatnya. Sekitar jam 6:15-6:20 dibangunkan beberapa kali dan dari tim medis dikatakan sudah tidak ada. Almarhum sudah bersama ayah kami," kenang Bryan.

Pesan Terakhir: Cintai Indonesia dan Berbisnis yang Berdampak

Sebelum meninggal, Martha Tilaar sempat menitipkan pesan kepada keempat anaknya. Perempuan kelahiran Gombong itu selalu menekankan soal kecintaan pada Indonesia dan pentingnya bisnis yang memberi dampak sosial, bukan sekadar komersialisasi.

"Pesan-pesannya adalah marilah kita sama-sama mencintai Indonesia. Bahwa kita berbisnis itu harus berdampak pada sosial bukan hanya komersialisasi semata," ujar Bryan menirukan pesan ibunya.

Martha juga berharap nilai-nilai mulia yang ia tanamkan bisa diteruskan ke generasi muda. "Marilah memajukan Indonesian Beauty dan teruskan nilai-nilai mulia kepada generasi muda, termasuk kami sekeluarga. Selalu pesan-pesannya tentang Indonesia bagaimana mendidik Indonesia semoga negara kita semakin maju," tutup Bryan.

Dimakamkan di San Diego Hills

Sesuai permintaan terakhirnya, Martha Tilaar disemayamkan lebih dulu di rumah keluarga di Patra Kuningan sebelum dimakamkan. "Sesuai dengan pesan almarhum untuk balik ke rumah tercinta dulu yang dibangun bersama-sama dengan mendiang suaminya," jelas Bryan.

Jenazah Martha Tilaar rencananya akan dikuburkan di pemakaman San Diego Hills, Jawa Barat. Para pelayat yang datang mengucapkan bela sungkawa disambut langsung oleh Bryan Tilaar di kediaman keluarga.

Kepergian Martha Tilaar meninggalkan jejak panjang di industri kecantikan Indonesia. Dari Sari Ayu hingga Dewi Sri Spa, ia membangun bisnis yang tak hanya berorientasi laba, tapi juga pemberdayaan dan kecintaan pada warisan lokal. Pesan terakhirnya jadi pengingat sederhana: bisnis yang baik adalah yang berdampak.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index