NUSAAKSARA.COM — Ceker ayam sering dihindari karena teksturnya alot dan bau amis, padahal dua masalah itu bisa diatasi dengan teknik memasak yang benar. Kuncinya ada di proses perebusan awal dan kesabaran menjaga api tetap kecil selama ceker dimasak.
Ceker ayam kaya kolagen karena sebagian besar tersusun dari kulit, tulang rawan, tendon, dan tulang. Kandungan itu yang membuat ceker terasa lengket dan gurih saat masuk kuah, asal dimasak dengan sabar. Satu resep berikut cukup untuk 5 sampai 6 porsi dengan total waktu memasak sekitar 1 jam 15 menit.
Bahan yang Perlu Disiapkan
Untuk bahan utama, siapkan 500 gram ceker ayam, 2 liter air untuk kuah, dan 1 liter air untuk merebus awal. Tambahkan 2 wortel ukuran sedang, 2 kentang, 1 tomat, 100 gram kol, serta 2 batang daun bawang dan 2 batang seledri.
Bumbu halusnya: 5 siung bawang putih, 4 siung bawang merah, 1/2 sendok teh merica butir, dan 1/4 sendok teh pala bubuk. Bumbu pelengkap terdiri dari 2 sendok makan minyak goreng, 2 ruas jahe memarkan, 2 lembar daun salam, 1 sendok teh garam, 1/2 sendok teh gula, dan kaldu bubuk bila suka.
Langkah Memasak dari Awal sampai Sajian
Cuci ceker hingga bersih, potong semua kukunya, lalu lumuri dengan perasan jeruk nipis dan sedikit garam. Diamkan 5 menit, bilas, kemudian didihkan 1 liter air dan rebus ceker sekitar 10 menit sambil membuang buih di permukaan.
Angkat ceker, buang air rebusan, dan bilas sekali lagi. Haluskan bawang putih, bawang merah, merica, dan pala, lalu tumis bersama jahe dan daun salam selama 3 sampai 5 menit sampai harum dan tidak langu.
Masukkan ceker ke tumisan bumbu, aduk 2 sampai 3 menit, lalu tuang 2 liter air dan didihkan. Kecilkan api, tutup panci sebagian, dan masak 40 sampai 50 menit sampai ceker empuk. Kalau pakai panci presto, cukup 20 sampai 25 menit setelah berdesis.
Setelah ceker empuk, masukkan wortel dan kentang, masak 10 sampai 15 menit. Baru kemudian tambahkan tomat, kol, garam, gula, dan kaldu bubuk, aduk rata dan cicipi. Terakhir masukkan daun bawang dan seledri, masak 2 sampai 3 menit, matikan api.
Empat Kebiasaan Kecil yang Menentukan Hasil
Pertama, gunakan api kecil setelah kuah mendidih. Ceker kaya jaringan ikat, dan api besar justru membuat kuah keruh serta ceker cepat hancur. Kedua, tumis bumbu sampai benar-benar harum sebelum menuang air, karena aroma bawang dan jahe inilah yang menutupi sisa bau amis.
Ketiga, masukkan sayuran bertahap: wortel dan kentang lebih dulu, kol dan daun bawang belakangan. Keempat, tambahkan garam sedikit demi sedikit lalu cicipi, karena gurih dari ceker dan bumbu aromatik sebenarnya sudah cukup kuat.
Variasi dan Catatan Sehat
Kalau bosan dengan resep dasar, coba sop ceker pedas dengan cabai rawit utuh atau irisan cabai merah. Versi lain: tambahkan jamur dan jagung manis yang dipotong beberapa bagian, dimasukkan bersama wortel, sementara jamur cukup dimasak di akhir agar kuah terasa lebih manis alami. Bihun atau soun bisa ditambahkan di porsi tertentu supaya lebih mengenyangkan.
Soal asupan garam, Kementerian Kesehatan menganjurkan batas 5 gram atau sekitar satu sendok teh per orang per hari. Karena itu, atur takaran garam dan penyedap di sop ceker secara bijak, terutama bila hidangan ini disantap bersama nasi dan lauk lain.
Sop ceker paling enak disajikan panas dengan taburan bawang goreng, sambal rawit atau sambal kecap, dan perasan jeruk nipis. Kunci utamanya sederhana: bersihkan ceker dengan benar, tumis bumbu sampai matang, lalu biarkan api kecil yang bekerja mengempukkan ceker.