NUSAAKSARA.COM — Arema FC menutup pekan ketujuh BRI Liga 1 dengan kemenangan telak 4-0 atas Dewa United di Malang, Minggu (25/10/2026). Pelatih interim Andre Caldas menyebut ketenangan pemain saat menghadapi tekanan awal menjadi kunci hasil maksimal Singo Edan.
Kemenangan empat gol tanpa balik membawa Arema FC meraih poin penuh di hadapan pendukung sendiri. Andre Caldas menilai komitmen dan kepercayaan diri para pemain membuat timnya mampu mengontrol jalannya pertandingan setelah melewati fase sulit di awal laga.
Gol Pertama Jadi Titik Balik Permainan Arema
Andre mengakui Arema FC sempat tertekan pada menit-menit awal. Dewa United tampil agresif sehingga rencana permainan Singo Edan belum berjalan sesuai harapan.
Menurut Andre, para pemain tidak panik dan tetap menjalankan strategi yang telah disiapkan. Gol pembuka menjadi pemicu dominasi Arema FC sepanjang sisa pertandingan.
"Di awal pertandingan kami sempat mengalami masa-masa sulit. Namun, yang paling penting adalah pemain tidak panik. Kami meminta mereka untuk tenang, sabar, dan percaya pada strategi yang disiapkan," ujar Andre dalam konferensi pers seusai laga.
Setelah unggul, Arema FC meningkatkan intensitas serangan, menguasai jalannya pertandingan, dan menambah tiga gol lagi tanpa kebobolan. Andre juga memberi apresiasi kepada pemain yang tampil sejak menit awal maupun yang masuk dari bangku cadangan.
Ahmad Maulana: Kunci Kami Saling Percaya di Lapangan
Bek kanan Arema FC, Ahmad Maulana, menyebut kepercayaan antar pemain dan kesediaan saling membantu menjadi faktor penting di balik kemenangan tersebut.
"Saya sangat bersyukur akhirnya kita bisa menang di kandang lagi. Kuncinya seperti yang Coach katakan, kita percaya satu sama lain, mau saling membantu di lapangan, dan hasilnya 4-0. Alhamdulillah," kata Ahmad.
Ahmad yang aktif membantu serangan lewat pergerakan overlap di sisi sayap mengaku hanya menjalankan instruksi pelatih dengan penuh kepercayaan diri.
Rotasi Pemain dan Kondisi Matheus Blade
Andre Caldas juga menjelaskan keputusan merotasi sejumlah pemain dalam susunan sebelas pertama. Rotasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fisik pemain dan jadwal pertandingan yang padat.
Bek asing Arema FC, Matheus Blade, ditarik keluar pada babak kedua setelah terlihat mengalami masalah fisik. Andre menyebut Blade mengalami kelelahan akibat padatnya jadwal, sehingga tim pelatih mengambil langkah antisipasi untuk mencegah risiko cedera lebih lanjut.
Perubahan Positif Bagian dari Proses Adaptasi
Di akhir konferensi pers, Andre menegaskan bahwa perubahan positif di tubuh Arema FC bukan berarti pendekatan sebelumnya buruk. Menurut dia, perkembangan tersebut merupakan bagian dari proses adaptasi, penyegaran suasana, dan penguatan mental bertanding pemain.
Kemenangan 4-0 atas Dewa United menjadi modal berharga bagi Singo Edan untuk menghadapi jadwal padat BRI Liga 1 berikutnya.