Cara Cek Bansos Kemensos Lewat HP dengan NIK KTP, Ini Langkahnya

Cara Cek Bansos Kemensos Lewat HP dengan NIK KTP, Ini Langkahnya
Warga mengecek status penerima bansos Kemensos melalui laman cekbansos.kemensos.go.id menggunakan NIK KTP.

NUSAAKSARA.COM — Masyarakat bisa mengecek status penerima bantuan sosial Kemensos hanya lewat HP, tanpa perlu datang ke kantor desa atau kelurahan. Pengecekan dilakukan di laman cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan NIK 16 digit sesuai KTP. Bantuan hanya diberikan kepada warga yang terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat miskin, rentan miskin, dan berisiko sosial melalui sejumlah program, mulai dari uang tunai hingga barang. Penerima manfaat atau KPM perlu memenuhi persyaratan dan tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang merupakan pembaruan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Karena itu, pengecekan status menjadi langkah pertama sebelum warga berharap menerima bantuan. Dengan mengetahui statusnya lebih awal, masyarakat bisa memastikan apakah dirinya sudah tercatat sebagai penerima atau belum.

Lima Langkah Cek Status Penerima Lewat HP

Pengecekan dilakukan berdasarkan NIK 16 digit yang sesuai dengan KTP. Prosesnya singkat dan bisa dilakukan dari mana saja selama perangkat terhubung internet.

  • Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/ melalui HP.
  • Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
  • Ketik huruf kode yang tertera di dalam kotak. Jika kurang jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
  • Klik tombol "Cari Data".
  • Periksa status penerima dan jenis bantuan yang tercatat pada hasil pencarian.

Program yang Tercatat dan Sasaran Penerimanya

Bansos Kemensos mencakup beberapa jenis bantuan, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Program ini dirancang agar keluarga miskin dan rentan miskin dapat memenuhi kebutuhan dasar.

Tujuan lainnya adalah mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga, mendorong perubahan perilaku dan kemandirian, serta menekan angka kemiskinan dan kesenjangan sosial. Pemerintah juga memakai program ini untuk mengenalkan manfaat produk dan jasa keuangan formal kepada masyarakat.

Besaran Bantuan Anak Sekolah pada Oktober 2026

Pada Oktober 2026, pemerintah menyalurkan bantuan untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak dari keluarga kurang mampu. Dua program yang berjalan adalah PKH dan Program Indonesia Pintar (PIP).

Besaran PKH untuk anak sekolah dibagi per jenjang. Siswa SD menerima Rp900 ribu per tahun atau Rp225 ribu per tahap, siswa SMP Rp1,5 juta per tahun atau Rp375 ribu per tahap, dan siswa SMA Rp2 juta per tahun atau Rp500 ribu per tahap.

PKH disalurkan dalam empat tahap sepanjang tahun. Tahap keempat berlangsung pada Oktober-Desember 2026.

PIP untuk Usia 6 hingga 21 Tahun

PIP menyasar peserta didik berusia 6 hingga 21 tahun dari keluarga miskin atau rentan miskin. Bantuan diberikan per semester dengan besaran berbeda menurut jenjang pendidikan.

  • TK, SD/SDLB, dan Paket A: Rp225 ribu per semester.
  • SMP/SMPLB dan Paket B: Rp375 ribu per semester.
  • SMA/SMK/SMALB dan Paket C: Rp900 ribu per semester.

Warga yang statusnya belum tercatat disarankan mengecek kembali data kependudukan di kelurahan atau desa setempat. Hasil pencarian di laman Kemensos menjadi rujukan awal apakah NIK sudah masuk dalam data penerima atau belum.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index