Iran Tegaskan Komitmen Tetap Jaga Persahabatan dengan Negara Timur Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:00:00 WIB
Ilustrasi Generate AI

NUSA AKSARA – Kedutaan Besar Iran di Jakarta menegaskan komitmen pemerintah Iran untuk terus menjaga dan melanjutkan hubungan persahabatan dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Dalam siaran pers yang disampaikan Kedubes Iran pada Senin (9/3/2026), disebutkan bahwa hubungan tersebut dibangun di atas prinsip saling menghormati, hubungan bertetangga yang baik, serta penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing negara.

Kedubes Iran menekankan bahwa kebijakan tersebut menjadi landasan utama bagi Teheran dalam menjalin hubungan regional, sekaligus memperkuat stabilitas dan kerja sama di kawasan Timur Tengah.

Iran juga menegaskan bahwa operasi pertahanan yang dilakukan terhadap pangkalan dan instalasi militer Amerika Serikat di kawasan tidak dapat diartikan sebagai tindakan permusuhan terhadap negara-negara di wilayah tersebut.

Menurut pernyataan Kedubes, negara-negara di kawasan dinilai telah menyadari bahwa keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah mereka tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap keamanan regional. Bahkan, pangkalan tersebut disebut kerap digunakan untuk mendukung kepentingan tertentu yang dinilai merugikan stabilitas kawasan.

Operasi pertahanan Iran, lanjut pernyataan tersebut, ditujukan secara spesifik terhadap target dan fasilitas yang dianggap menjadi sumber atau titik awal tindakan agresif terhadap rakyat Iran, atau yang memberikan dukungan terhadap tindakan tersebut.

Selain itu, Kedubes Iran juga menyinggung hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat yang dinilai telah mengalami penurunan kepercayaan. Iran menyatakan tidak lagi memiliki kepercayaan untuk melanjutkan proses diplomasi dengan Washington.

Menurut Iran, sikap tersebut dipicu oleh apa yang disebut sebagai pengkhianatan berulang Amerika Serikat dalam proses perundingan dengan Teheran. Salah satu contoh yang disoroti adalah keputusan sepihak Amerika Serikat pada masa pemerintahan Presiden Donald Trump yang menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) pada tahun 2018.

Iran menilai langkah tersebut menjadi salah satu faktor yang memperburuk hubungan kedua negara serta mempersulit upaya diplomasi yang sebelumnya telah dibangun melalui kesepakatan internasional.

(CHY/CTA)

Tags

Terkini