Balita Korban Kebakaran Cakung Dimakamkan, Kembarannya Masih Dirawat

Balita Korban Kebakaran Cakung Dimakamkan, Kembarannya Masih Dirawat
Keluarga mengantar jenazah balita korban kebakaran Cakung Barat ke peristirahatan terakhir, Sabtu (3/10/2026).

NUSAAKSARA.COM — Seorang balita korban kebakaran di Cakung Barat, Jakarta Timur, dimakamkan di tengah isak tangis keluarga, Sabtu (3/10/2026). Kebakaran yang dipicu alat elektronik itu juga melukai saudara kembar korban yang kini menjalani perawatan.

Prosesi pemakaman balita korban kebakaran di Cakung Barat berlangsung penuh haru. Keluarga dan kerabat mengantar jenazah ke peristirahatan terakhir sambil menahan tangis. Peristiwa kebakaran yang terjadi akibat korsleting alat elektronik itu turut melukai saudara kembar korban.

Kronologi Kebakaran yang Merenggut Korban

Kebakaran melanda permukiman padat di Cakung Barat dan menimbulkan korban jiwa seorang balita. Api diduga berasal dari alat elektronik di dalam rumah. Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan mengevakuasi penghuni.

Saudara kembar korban selamat dari insiden tersebut, meski mengalami luka. Korban yang meninggal tidak sempat diselamatkan saat api membesar dengan cepat. Warga sekitar berupaya membantu evakuasi sebelum petugas tiba.

Kembaran Korban Masih Jalani Perawatan

Saudara kembar balita yang meninggal kini dalam perawatan medis. Kondisinya dilaporkan stabil setelah mendapat pertolongan pertama. Keluarga belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi terkini korban selamat.

Insiden ini menambah daftar kebakaran permukiman yang dipicu alat elektronik. Sejumlah kasus serupa sebelumnya terjadi di kawasan padat penduduk dengan instalasi listrik yang tidak memadai.

Warga Diminta Waspadai Risiko Alat Elektronik

Kebakaran akibat alat elektronik kerap terjadi di rumah tangga. Penggunaan perangkat yang sudah tua atau instalasi listrik yang buruk meningkatkan risiko korsleting. Warga diimbau memeriksa kelayakan peralatan listrik secara berkala.

Pemakaman balita korban kebakaran berlangsung pada Sabtu (3/10/2026). Keluarga dan tetangga mengantar jenazah dengan penuh duka. Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang kehilangan satu dari sepasang kembar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index