NUSA AKSARA - Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ditunjuk sebagai Ketua Satgas, didampingi Richard Tampubolon sebagai Wakil Ketua.
Keputusan pembentukan satgas tersebut diambil Prabowo dalam retret Kabinet Merah Putih atau taklimat awal tahun yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, satgas ini dibentuk untuk mempercepat penanganan dampak bencana di tiga provinsi dengan wilayah terdampak yang cukup luas.
“Bapak Presiden telah memutuskan membentuk Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Prasetyo di Hambalang, dikutip dari laman resmi setneg.go.id.
Selain Tito sebagai Ketua Satgas dan Richard Tampubolon sebagai Wakil Ketua, Presiden juga membentuk Dewan Pengarah yang diketuai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.
Menurut Prasetyo, penunjukan Mendagri sebagai Ketua Satgas didasarkan pada pertimbangan efektivitas koordinasi lintas daerah dan lintas kementerian, mengingat kewenangan strategis yang dimiliki Kementerian Dalam Negeri.
Fokus awal kerja satgas diarahkan pada percepatan pembangunan hunian sementara dan hunian permanen bagi warga terdampak yang hingga kini masih berada di pengungsian.
Sejumlah kementerian dan lembaga telah dilibatkan dalam penanganan pascabencana, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia yang turut membantu pembangunan hunian.
Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum telah menyusun rencana penanganan berdasarkan data rekap kerusakan yang mencakup kategori rusak ringan, sedang, hingga berat.
"Untuk yang rusak ringan dan rusak sedang dalam waktu secepat-cepatnya untuk direalisasikan kompensasi, supaya saudara-saudara kita bisa segera memperbaiki rumahnya masing-masing dan kembali dari pengungsian, kembali ke kediaman masing-masing," kata Mensesneg. (CTA).