NUSAAKSARA.COM — Partai Together pimpinan mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett resmi merekomendasikan Gadi Eisenkot kepada Presiden Isaac Herzog untuk membentuk pemerintahan berikutnya. Langkah pada Minggu itu memperkuat peluang pemimpin Partai Yashar tersebut menerima mandat pertama, di tengah konsolidasi partai oposisi pascapemilihan Knesset.
Partai Together (B'Yachad) menyatakan keputusan mendukung Eisenkot diambil atas arahan langsung Bennett. Menurut pernyataan partai, Bennett telah menginformasikan pilihannya itu kepada Eisenkot sebelum pengumuman resmi.
Dukungan tersebut menambah bobot rekomendasi bagi Eisenkot menjelang konsultasi presiden. Partai Demokrat yang dipimpin Yair Golan dilaporkan Channel 12 Israel juga berniat menyodorkan nama Eisenkot, meski Golan belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Peta Kursi Knesset Usai Pemilu
Pemilihan umum Knesset ke-26 digelar Selasa lalu. Komite Pemilihan Pusat merilis hasil akhir pada Jumat, dengan Partai Likud pimpinan Benjamin Netanyahu meraih 27 kursi.
Partai Yashar pimpinan Eisenkot menyusul dengan 21 kursi, disusul Together 12 kursi dan Partai Demokrat delapan kursi. Joint List memenangkan 11 kursi, sementara United Arab List (Ra'am) meraih delapan kursi.
Secara blok, koalisi Netanyahu mengumpulkan 53 kursi. Partai-partai oposisi mendapat 48 kursi dan partai-partai Arab 19 kursi. Tidak ada blok yang mencapai 61 kursi dari total 120 anggota parlemen.
Janji Bennett Menghormati Suara Pemilih
Pernyataan Partai Together menyebut Bennett berkomitmen menghormati pilihan pemilih selama kampanye. Dukungan kepada Eisenkot dinilai sejalan dengan janji politik tersebut.
Langkah Bennett menandai pergeseran sikap blok parlemennya. Dukungan ini menjadi sinyal awal bagi partai oposisi lain untuk mengoordinasikan rekomendasi mereka dalam konsultasi presiden.
Jadwal Konsultasi di Istana Presiden
Ketua Komite Pemilihan Pusat, Hakim Noam Sohlberg, dijadwalkan menyerahkan hasil resmi kepada Presiden Herzog pada 4 November. Pada hari yang sama, Herzog memulai konsultasi dengan perwakilan partai dan blok parlemen terpilih.
Kandidat yang ditunjuk presiden mendapat waktu awal 28 hari untuk membentuk pemerintahan. Masa itu dapat diperpanjang 14 hari lagi bila diperlukan.
Tingkat partisipasi pemilih tercatat 77,9 persen. Angka itu menjadi salah satu yang tertinggi dalam beberapa siklus pemilu Israel terakhir.
Poros Oposisi Vs Upaya Netanyahu
Kubu Netanyahu masih berupaya mengamankan mayoritas untuk memerintah. Namun aritmetika kursi memaksa Likud mencari dukungan dari partai-partai kecil, termasuk partai Arab, yang secara politik sulit dijangkau.
Di sisi lain, partai-partai oposisi berupaya menyatukan rekomendasi agar Herzog menugaskan Eisenkot. Konsolidasi ini menjadi kunci lantaran selisih kursi antarblok relatif tipis.
Eisenkot, mantan Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel, belum mengeluarkan pernyataan resmi soal dukungan Bennett. Partai Yashar juga belum merinci rencana pembentukan koalisi bila mandat jatuh ke tangannya.
Presiden Herzog dijadwalkan memanggil seluruh perwakilan partai pada 4 November. Rekomendasi yang masuk pada hari itu akan menentukan siapa yang mendapat mandat pertama membentuk pemerintahan.