Bank Mandiri Luncurkan Livin' Food, Sambungkan 2.300 Merchant UMKM ke 42,6 Juta Pengguna

Bank Mandiri Luncurkan Livin' Food, Sambungkan 2.300 Merchant UMKM ke 42,6 Juta Pengguna
Peluncuran fitur Livin' Food oleh Bank Mandiri menghubungkan 2.300 merchant kuliner dengan 42,6 juta pengguna Livin' by Mandiri.

NUSAAKSARA.COM — Sebanyak 2.300 merchant kuliner—mayoritas pelaku UMKM—kini terhubung ke basis 42,6 juta pengguna Livin' by Mandiri lewat fitur Livin' Food yang resmi diluncurkan Bank Mandiri. Fitur pemesanan makanan dalam super app tersebut memungkinkan nasabah memesan dan membayar langsung tanpa perlu mengisi saldo dompet digital. Bagi merchant, kanal ini membuka akses pasar yang lebih luas tanpa harus membangun aplikasi sendiri.

Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri Jan Winston Tambunan menyatakan Livin' Food dirancang sebagai jembatan antara pelaku usaha kuliner dan konsumen dalam satu platform. Menurutnya, digitalisasi menjadi jalur bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

"Kami melihat digitalisasi sebagai sarana bagi pelaku UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan mengembangkan usahanya. Melalui Livin' Food, kami ingin memudahkan nasabah memesan makanan sekaligus membantu merchant memperkenalkan produk kepada lebih banyak konsumen," ujar Jan dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/10/2026).

Bagaimana Livin' Food Menghubungkan Merchant dan Nasabah

Fitur ini terintegrasi langsung dalam super app Livin' by Mandiri. Nasabah dapat memilih merchant kuliner—dari UMKM hingga merek ternama—lalu menyelesaikan pemesanan dan pembayaran dalam satu aplikasi.

Sumber pembayaran pun fleksibel: rekening tabungan atau Mandiri Kartu Kredit, tanpa keharusan mengisi saldo dompet digital lebih dulu. Nasabah juga bisa memakai Livin' Poin untuk potongan harga saat pembayaran.

Di sisi merchant, Bank Mandiri menyiapkan skema biaya transaksi yang kompetitif serta akses fasilitas pembiayaan sesuai ketentuan. Mekanisme transaksi digitalnya dilengkapi sistem keamanan berlapis untuk meminimalkan risiko pesanan fiktif.

Skala Pengguna dan Transaksi Livin' by Mandiri per September 2026

Livin' Food bersandar pada basis pengguna yang sudah besar. Per September 2026, Livin' by Mandiri memiliki 42,6 juta pengguna terdaftar. Sepanjang Januari-September 2026, aplikasi ini mencatat 4,2 miliar transaksi senilai Rp 3.863 triliun, masing-masing tumbuh 22% dan 20% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Angka tersebut menjelaskan mengapa Livin' Food diposisikan sebagai kanal pemasaran, bukan sekadar fitur tambahan. Merchant yang bergabung berpotensi menjangkau puluhan juta calon pelanggan tanpa membangun kanal digital sendiri.

Apa Artinya bagi Pelaku UMKM Kuliner

Bagi pemilik usaha kuliner skala kecil, hambatan terbesar biasanya bukan produksi, melainkan visibilitas dan jangkauan konsumen. Livin' Food menawarkan keduanya lewat satu pintu, dengan tambahan akses pembiayaan yang kerap sulit diperoleh pelaku usaha mikro.

Jumlah mitra akan terus ditambah seiring perluasan kerja sama dengan UMKM kuliner di seluruh Indonesia. Bank Mandiri belum merinci target jumlah merchant maupun jadwal ekspansi berikutnya.

Langkah ini memperluas peran Livin' by Mandiri sebagai super app yang menyatukan kebutuhan finansial dan gaya hidup. Ekosistemnya mencakup menabung, bertransaksi, pembiayaan, investasi, hingga kebutuhan sehari-hari yang terhubung dengan layanan Bank Mandiri.

"Pengembangan layanan digital kami diarahkan sebagai sarana untuk menciptakan nilai bagi seluruh pihak dalam ekosistem. Melalui kolaborasi dengan mitra dan pelaku usaha, kami ingin layanan ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi nasabah, UMKM, dan perekonomian," kata Jan.

Ia menambahkan, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan mitra dan pelaku UMKM agar produk serta layanan usaha lokal semakin terhubung dengan kebutuhan nasabah. "Langkah ini diharapkan dapat memperkuat akses pasar dan daya saing UMKM sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan," pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index