PHE Catat Produksi Minyak 945 Ribu Barel per Hari di Kuartal III 2026

PHE Catat Produksi Minyak 945 Ribu Barel per Hari di Kuartal III 2026
PT Pertamina Hulu Energi mencatat produksi 945 ribu barel setara minyak per hari pada kuartal III 2026.

NUSAAKSARA.COM — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membukukan produksi 945 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) pada kuartal III 2026. Angka itu terdiri dari produksi minyak 467 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas 2.762 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Capaian ini jadi penopang lifting migas nasional di tengah tekanan produksi sumur-sumur tua.

Bagi industri hulu migas, angka ini jadi penanda bahwa anak usaha Pertamina itu masih bisa menahan laju penurunan alamiah sumur-sumur tua. PHE juga tidak hanya mengandalkan produksi, tetapi menambah cadangan lewat eksplorasi.

Eksplorasi dan Cadangan Baru

Sepanjang periode tersebut, PHE menyelesaikan pemboran 14 sumur eksplorasi. Perusahaan juga merampungkan survei seismik 2D seluas 3.320 kilometer dan survei seismik 3D seluas 4.197 kilometer persegi.

Hasilnya, PHE menemukan sumber daya contingent 2C sebesar 333 juta barel setara minyak (MMBOE). Rinciannya, 206 MMBOE dari minyak dan 127 MMBOE dari gas. Adapun penambahan cadangan terbukti (P1) terealisasi 72 MMBOE.

Di sisi eksploitasi, perusahaan mengebor 443 sumur, mengerjakan workover pada 943 sumur, serta menjalankan well services hingga 22.585 pekerjaan. Rangkaian kegiatan itu jadi mesin utama untuk menjaga produksi tetap stabil.

Beban Kerja Operasi Sehari-hari

Angka 22.585 pekerjaan well services menunjukkan betapa padatnya perawatan sumur yang harus dijalankan. Tanpa perawatan rutin, sumur-sumur existing berisiko turun produksi lebih cepat.

Corporate Secretary PHE Hermansyah Y Nasroen menyebut capaian ini menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi. Menurut dia, penguatan cadangan lewat eksplorasi berkelanjutan jadi bagian dari strategi yang sama.

"Capaian positif hingga September 2026 ini menunjukkan komitmen kuat PHE dalam menjaga ketahanan energi nasional. Kami akan terus mengoptimalkan kegiatan produksi, eksploitasi, serta perawatan sumur untuk memastikan target operasional hingga akhir tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja," ujar Hermansyah dalam siaran pers yang diterima, Senin (2/11/2026).

Target hingga Akhir Tahun

PHE menyatakan akan mempercepat eksekusi program pengeboran dan penerapan teknologi. Efisiensi operasi juga jadi prioritas agar target hingga akhir 2026 bisa dipenuhi.

Perusahaan menegaskan investasi di hulu migas tetap dijalankan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG). PHE juga menyoroti penguatan budaya kepatuhan dan pencegahan fraud dalam pengelolaan operasinya.

Bagi pembaca umum, angka 945 ribu barel setara minyak per hari ini penting karena menyangkut pasokan energi nasional. Semakin stabil produksi hulu, semakin kecil ketergantungan Indonesia pada impor minyak dan gas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index